Kelebihan dan Kekurangan Batu Alam Untuk Rumah

Iklan
Kembali ke alam, termasuk dalam hal membuat rumah dengan batu alam, tidak selalu dalam kelebihan yang dimiliki. Tentunya kekurangan pun masih menjadi ciri khas yang ada padanya. Namun apapun itu, yang jelas hakekat manusia memang fitrahnya (asalnya, aslinya) menyukai hal-hal yang alami sehingga kembali ke alam lebih kepada kembali pada fitrahnya.

Tren rumah dengan batu alami hadir seiring kampanye Go Green atau back to Nature. Bukan hanya dari pola makan alami namun juga pola hunian alami yang banyak dilakukan orang di seluruh dunia. Mungkin era modern tidak bisa memuaskan nurani, fitrah manusia. Padahal era modern juga era yang dibutuhkan dalam kehidupan seperti komunikasi jarak jauh dan lainnya. Pada intinya lebih kepada rasa rindu kealamian di tengah kejenuhan dalam hidup yang makin sesak berbagai masalah.


Sebelum berniat membuat rumah anda kembali ke alam, agar tidak menganggap bahwa kembali ke alam tidak ada kekurangannya, lebih baik pahami dulu bagaimana kekurangan dan kelebihan batu alam untuk rumah (dinding, teras, pagar dan yang lainnya).

Kelebihan dan Kekurangan Batu Alam Untuk Rumah

1.Kelebihan Batu Alam Untuk Rumah

Rumah Berkesan Natural. Rumah yang dilapisi batu alam dengan maksimal apalagi tema yang dipakai untuk rumah lebih kepada tema tradisionalis, tentunya tampilan rumah akan terlihat sangat alami/natural. Rumah dengan batu alam akan membuat nurani manusia terpuaskan seakan rumah sudah mengembalikan ke hidup aslinya.

Rumah Jauh Lebih Berwarna. Batu alam memiliki ciri khas yaitu ada yang memiliki guratan seperti guratan pohon, ada yang memiliki campuran warna, ada yang memiliki kemilauan yang indah dan sebagainya. Bila berbagai jenis yang berbeda ciri khas disatukan semua, maka akan menghasilkan efek rumah yang berwarna. Hal ini membuat penghuni akan jauh lebih berwarna dalam kehidupan di rumahnya.

Harga Jual Rumah Jauh Lebih Mahal. Jelas lebih mahal karena bahan dasarnya juga berharga mahal. Namun harga jual rumah bisa lebih mahal dan bertambah mahal hanya karena kenaikan dari batu alamnya. Karena rumah memiliki berbagai bebatuan yang di desain indah, tentu harga rumah pun menjadi mahal. Belum lagi kenaikan akibat harga tanahnya dan sebagainya. Seperti yang kita tahu, investasi properti rumah tidak mengalami penurunan kecuali kasus-kasus tertentu dan itu pun jarang terjadi.

2.Kekurangan Batu Alam Untuk Rumah

Warnanya Tidak Bisa Seragam. Batu alam tertentu memiliki corak yang tidak seragam. Memang ini salah satu kelebihan tersendiri. Namun yang menjadi masalah adalah membutuhkan keterampilan sendiri dalam pemasangannya. Tetapi anda tidak perlu khawatir, karena produsen batu alam biasanya sudah merancang model batu alamnya sehingga bisa memudahkan untuk dipasang.

Memiliki Pori-Pori Yang Besar. Memang tidak untuk semua batu. Adapaun untuk beberapa batu yang memiliki pori-pori besar memiliki masalah tersendiri seperti berlumut karena air mudah meresap dalam batu. Hal ini tentu perlu penanganan tersendiri dengan alat pelapis agar air tidak masuk. Namun perlu pelapis yang masih memperlihatkan keaslian batu.

Resiko Terkena Coretan Sulit Untuk Diperbaiki. Bila rumah terkena banjir sampai mengotori dinding yang terbuat dari batu, tentu masih bisa diatasi dengan disemprot dengan air. Namun yang menjadi masalah adalah ketika ada orang iseng yang sengaja mencoret-coret rumah dengan cat plastik, maka sulit sekali diatasi. Paling solusi yang bisa diatasi adalah mengganti batu. Resiko mengganti batu maka akan memiliki kerepotan tersendiri bila perekat pada batu alamnya sangat kuat.



Langganan Update Lewat Email Gratis:

0 Response to "Kelebihan dan Kekurangan Batu Alam Untuk Rumah"

Post a Comment