Pengertian Batu Alam Yang Bukan Hanya Alami

Iklan
Sudah sering melihat batu alam? Apakah anda bertanya dari mana sumber kemunculan batu-batu? Bukankah batu sangat berbeda dari tanah? Batu yang lebih memiliki fisik keras tidak seperti tanah yang lembek bila terkena air, pastilah ada proses pengerasan yang membuatnya berbeda dengan tanah.

Di sini membahas mengenai pengertian batu dan apa saja batu alam yang di maksud? Pembahasan ini agar tidak menimbulkan kebingungan mengenai pengertian batu alam yang banyak beredar di pasaran.

Pengertian batu menurut Wikipedia sendiri bahwa batu merupakan benda padat hasil proses alami, terbuat dari mineral dan atau mineraloid. Batu sendiri memiliki 3 jenis yaitu antara lain batuan beku, sedimen, dan metamorf.



Bagaimana dengan pengertian alam? Alam tentunya segala tempat untuk semua makhluk. Namun bila berkaitan tempat hunian batu, tentunya yang di maksud adalah alam yang ada di bumi.

Bila untuk pengertian batu alam, tentunya batu hasil proses alami yang terbuat dari mineral bumi dalam pengerasannya. Bukan sejenis batu-batuan yang sengaja dibuat mirip seperti batu bata, dan sebagainya. Apapun jenis batunya, tetap dianggap batu alam.

Masih membahas mengenai pengertian batu alam. Di sini membahas batu alam dari jenisnya yang memiliki perbedaan dalam proses terjadinya sebuah batu. Masih menurut Wikipedia, terbentuknya batu beku berasal dari magma cair, batu sedimen dari endapan sedimen dan terhadap tekanan dari bahan tertentu, dan terakhir metamorf terbentuk akibat proses kedua batu tersebut yang akhirnya berubah akibat suhu dan tekanan.

Sering menjumpai berbagai batu alami yang terlihat unik, cantik dan memiliki nilai seni yang alami. Karena itulah, batu sering digunakan untuk kepentingan pembangunan. Bila batu alam yang standar, biasanya hanya digunakan untuk kebutuhan membangun pondasi rumah. Walaupun bisa juga untuk digunakan hiasan seperti binatang atau orang. Tetapi bila batu yang terlihat eksotis, biasanya digunakan untuk keindahan rumah seperti untuk tembok, lantai dan segala yang membutuhkan pelapisan alami pengganti cat.

Dari berbagai jenis batu yang ada di pasaran, tentunya terbentuk berdasarkan 3 jenis batuan. Berikut berbagai jenis batu-batuan yang beredar di pasaran dan menjadi barang yang sangat dibutuhkan untuk keidahan rumah.

1. Batu Templek
2. Batu Candi
3. Batu Andesite
4. Batu Palimanan
5. Patu Paras Yogya
6. Batu Hijau Sukabumi
7. Batu Marmer
8. Batu Mosaik
9. Batu Koral
10. Batu Marmer Merah

Secara ilmiah, belahan bumi terdiri dari bebatuan. Artinya, banyak sekali kandungan batu yang ada di dalam bumi. Hal ini karena sifat bumi yang memiliki kandungan mineral yang banyak sebagai bahan baku pembentuk batu.

Namun karena hanya beberapa jenis batu alam saja yang bisa dimanfaatkan sehingga batu terkesan terbatas persediaannya.

Karena batu terbentuk dari prosess alami yang panjang, tidak secepat membuat batu bata, maka batu termasuk dalam golongan sumber daya alam yang bisa diperbaharui namun dalam waktu yang lama. Untuk itu, sebaiknya penggunaan batu alam tidak dianggap berlebihan dan hanya diperuntukkan pada hal penting saja seperti hiasan rumah dan yang lainnya. Hal ini agar tampilan bumi tidak kehilangan keindahan alaminya. Bila terlalu banyak mengeksploitasi batu, tentunya ada sebagian bumi yang rusak akibat pengambilan batu. Hal ini tentu merugikan wilayah sekitar karena sudah kehilangan keindahan wilayahnya yang bersifat alami.

Sampai di sini, apakah anda sudah sedikit paham mengenai batu alami yang banyak beredar? Tentunya, batuan yang banyak beredar hanya sebagian batu yang ada di belahan bumi. Karena semua batu dianggap batu alam.

Langganan Update Lewat Email Gratis:

0 Response to "Pengertian Batu Alam Yang Bukan Hanya Alami"

Post a Comment