Batu Alam Untuk Dinding, Mana Yang Terbaik Antara Batuan Lunak Dan Keras?

Batu Alam Untuk Dinding, Mana Yang Terbaik Antara Batuan Lunak Dan Keras? - Memilih batu alam untuk dinding terkadang bikin pusing karena banyak sekali jenisnya, mulai dari batuan keras maupun batuan lunak. Lalu, seperti apa batuan yang bagus untuk dinding rumah?

Faktanya batu alam kini sudah mulai diterapkan oleh pemilik rumah. Fungsinya untuk memperbarui tampilan rumah agar lebih alami dan elegan.
Permasalahannya, batu alam yang dipasang tidak sepenuhnya bisa membuat tampilan rumah seperti yang diinginkan. Artinya, Anda gagal membuat tampilan rumah lebih baik setelah menerapkan batu alam.

Lalu, apa masalahnya? Masalahnya sebetulnya datang pada pemilihan batu alam itu sendiri. Yaitu apakah Anda menggunakan tipe batu keras ataukah batu lunak.
Sebenarnya kedua kategori itu sama saja, hanya saja perawatan dan penerapannya berbeda. Jika tidak dilakukan dengan benar, batu alam tidak tertata rapi. Akibatnya, penampilan sebuah rumah berdinding batu alam tidak berpengaruh bagus.

Batu Alam Untuk Dinding, Mana Yang Terbaik Antara Batuan Lunak Dan Keras?


Nah, agar Anda tidak bingung memilih jenis batuan alam, ada kalanya Anda simak ulasan dari kedua jenis batu alam berikut ini.

Batuan Alam Yang Lunak
Batuan alam lunak adalah batuan yang terbentuk secara alami, namun waktunya lebih singkat. Jadi, bebatuan ini memiliki tingkat kekerasan yang terlalu.
Ciri dari batuan ini lebih empuk, tapi tidak bisa dianggap mudah dipecah. Hanya saja bebatuan alam ini akan mudah dibentuk oleh pengrajinnya. Misalnya dibentuk dalam bentuk persegi dengan ukuran yang lebih kecil lagi.

Batuan jenis ini lumrah digunakan pada dinding bagian dalam ruangan. Dan corak serta warnanya biasanya beragam sehingga Anda akan mendapati corak yang diinginkan.

Untuk soal harga, batu jenis ini bisa ditebus dengan biaya lebih murah. Jadi, akan lebih enteng di saku tanpa mengesampingkan tampilannya.

Intinya, kelebihan dari batu jenis ini adalah mudah dibentuk / dipotong. Makanya, bila bidang pada dinding serasa sisa sedikit, maka Anda tidak akan terlalu repot ketika memotong batuan ini untuk menutupi area kosong tersebut.

Batuan Alam Yang Keras
Batuan yang satu ini terbentuk dari lava yang mengering dan mengeras. Dan tingkat kekerasannya super sekali, dan agak berat dibandingkan dengan batuan lunak.

Batuan ini cocok bila diterapkan pada dinding bagian luar ruangan. Atau bisa diaplikasikan juga pada pagar rumah. Nilai keindahannya juga akan terpancar, bahkan nampak sangat artistik dan mewah.

Permasalahannya, batu ini cenderung lebih berat dan tidak mudah dibentuk / dipotong. Kalaupun bisa, Anda butuh waktu ekstra agar batuan ini bisa dipotong untuk menutupi bidang kosong pada area dinding.

Sementara untuk urusan harga, batuan keras ini jauh lebih mahal. Tapi yang harus diingat adalah kekokohannya sangat luar biasa sehingga akan tahan lama bila diterapkan pada dinding rumah.

Yang harus diperhatikan, batuan ini harus dirawat dengan baik. Terutama jika area dinding lembab, karena kemungkinan ditumbuhi lumut sangatlah besar.
Tapi enaknya, batuan sangatlah artistik dan mewah bila dibandingkan dengan batuan lunak. Dan bisa diterapkan juga pada lantai tanpa khawatir rusak.

Intinya, batuan keras ini adalah batuan kualitas tinggi, lebih keras dan tahan lama. Hanya saja, harganya lebih mahal dan akan lebih rumit jika Anda mau memotongnya ketika kondisi lapangan tidak mendukung seperti masih tersisa ruang kosong.

Nah, di sini tinggal Anda menentukan mana yang dianggap baik. Toh semuanya berangkat dari selera masing-masing. Maksudnya, batuan lunak maupun keras sama-sama baik, dan semuanya dapat memberikan apa yang Anda mau. Jadi, sudahkah Anda menentukan batu alam untuk dinding Anda?



Uhendrayana
Uhendrayana Manusia yang apa adanya namun tidak ada apa-apa nya tapi ada apanya